Ini Syarat Dan Cara Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan Langsung Di Kantor Cabang

BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu program jaminan sosial dari pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada masyarakat. Adapun yang termasuk program jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan antara lain Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Nah, bagi kamu yang sudah resign, atau sudah mencapai usia pensiun, atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mengajukan pencairan saldo JHT secara langsung dengan datang ke kantor cabang terdekat.

Lantas, bagaimana cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara langsung di kantor cabang? Sebenarnya caranya sangatlah mudah. Namun sayangnya, masih ada sebagian orang yang belum paham tentang cara pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan di kantor cabang.

Namun sebelum mencari tahu bagaimana prosedur mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara langsung di kantor cabang, kamu harus mengetahui terlebih dahulu beberapa persyaratannya yang perlu disiapkan.

Untuk mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan atau klaim JHT bagi kamu yang sudah resign atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), maka harus menyiapkan beberapa dokumen persyaratan berikut ini :

  • Siapkan Kartu Pekerja BPJS Ketenagakerjaan.
  • Siapkan E-KTP.
  • Siapkan buku tabungan (nomor rekening dan masih aktif).
  • Siapkan Kartu Keluarga (KK).
  • Siapkan Surat Keterangan Berhenti Kerja (Verklaring), Surat Pengalaman Kerja, Surat Perjanjian Kerja, atau Surat Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
  • Siapkan NPWP (jika ada).
  • Siapkan foto diri terbaru (tampak depan).

Sementara bagi peserta yang sudah memasuki usia pensiun, maka perbedaannya adalah mereka harus juga menyertakan surat keterangan pensiun. Persyaratan klaim JHT selebihnya sama saja dengan pekerja yang resign atau mengalami PHK.

Jika semua dokumen sudah siap, kamu bisa langsung membawanya ke kantor cabang. Berikut cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan langsung di kantor cabang :

  • Pastikan semua dokumen yang kamu bawa asli.
  • Kemudian, aktifkan fitur GPS dan pastikan kamu berada di sekitar lokasi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
  • Selanjutnya, saat kamu sudah tiba di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan segera lakukan scan QR Code.
  • Lalu, isilah data pada kolom yang tersedia.
  • Kemudian, upload dokumen persyaratan klaim.
  • Kamu akan menerima pemberitahuan bahwa pengajuan klaim berhasil dilakukan.
  • Saat menerima pemberitahuan pengajuan klaim berhasil, perlihatkan pemberitahuan tersebut kepada petugas untuk mendapatkan nomor antrean.
  • Setelah itu, kamu akan dipanggil untuk wawancara sesuai nomor antrean.
  • Kemudian jika verifikasi dari wawancara berhasil, kamu akan mendapatkan tanda terima.
  • Proses klaim selesai. Kamu jangan lupa memberi penilaian kepuasaan di e-survey.
  • Sekarang tinggal tunggu hingga saldo JHT masuk ke rekening kamu.

Itulah cara mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan yang mudah secara langsung di kantor cabang. Selain datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat, kamu juga bisa cairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara online melalui website resmi atau aplikasi JMO. Untuk pengajuan secara online, semua dokumen persyaratan yang sudah disebutkan diatas harus dalam bentuk file yang sudah discan menggunakan scanner (usahakan tidak melakukan scan dari HP). Pastikan sudah menyiapkan semua dokumen dengan lengkap. Siapkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan atau Surat Keterangan Berhenti Bekerja lebih dari satu lembar, kemudian upload dokumen tersebut menjadi satu file PDF.

Jika semua dokumen sudah siap, kamu sudah bisa melakukan pendaftaran antrean online BPJS Ketenagakerjaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *